Logo IPI UNISSULA
Journal > Ekosains > Pengelolaan Limbah Cair Industri Batik dengan Metode Elektrolisis Sebagai Upaya Penurunan Tingkat Konsentrasi Logam Berat di Sungai Jenes, Laweyan, Surakarta

 

Full Text PDF (359 kb)
Ekosains
Vol 7, No 1 (2015): EKOSAINS
Pengelolaan Limbah Cair Industri Batik dengan Metode Elektrolisis Sebagai Upaya Penurunan Tingkat Konsentrasi Logam Berat di Sungai Jenes, Laweyan, Surakarta
Article Info   ABSTRACT
Published date:
11 Mar 2015
 
Limbah cair industri batik mengandung berbagai macam zat pencemar yangberpotensi menimbulkan pencemaran air, diantaranya logam berat Cr dan Pb. Sumber logam berat krom (Cr) dan timbal (Pb) yang bersifat toksis, dapat berasal dari zat pewarna (CrCl3, K2Cr2O7) maupun berasal dari zat mordan yaitu merupakan pengikat zat warna meliputi Cr(NO3)2 dan PbCrO4. Salah satu bahan yang dapat dipakai untuk menurunkan logam berat Cr dan Pb adalah dengan elektroda Zn, Al dan Fe melelui proses elektrolisis. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui efisiensi elektroda Zn, Al dan Fe dalam mengurangi logam berat Cr dan Pb dalam limbah cair industri batik dan air sungai Jenes. Elektrolisis adalah suatu proses penguraian larutan akan diuraikan menjadi ionion, yaitu ion positif (kation) dan ion negatif (anion), ketika arus listrik searah dialirkan ke dalam larutan elektrolit melalui elektroda dengan waktu elektrolisis 30, 60, 90, 120 menit. Hasil penelitianmenunjukkan kombinasi elektroda Zn, Al dan Fe mempunyai efisiensi tinggi. Berdasarkan pertimbangan efisiensi dan nilai ekonomi yang meliputi harga elektroda, waktu elektrolisis yang berhubungan dengan biaya listrik, maka dipilih kombinasi logam Al-Zn sebagai elektroda. Kombinasi elektroda Al-Zn dapat mengurangi kadar logam berat Cr di outlet limbah industri batik hingga 99% dan Pb hingga 92,1%. Kombinasi elektroda Al-Zn di badan Sungai Jenes, Laweyan, Surakarta memiliki kemampuan menjerap Cr sebesar 98,6% dan Pb sebesar 91,5%.
Copyrights © 2015